▸ Pemulihan Penjualan Comparable Store: Global +7,9%, Amerika Utara +8,1%, tumbuh selama empat kuartal berturut-turut
▸ Kejutan Laba: Laba per saham disesuaikan $0,85 melampaui estimasi $0,65 secara signifikan
▸ Margin & Prospek Naik: Margin operasional disesuaikan 14,4% (+4,3 poin persentase), panduan tahunan dinaikkan
Intinya adalah pelanggan mulai kembali meningkat. Penjualan comparable store global naik 7,9%, dengan kontribusi 4,2% dari traffic kunjungan dan 3,5% dari rata-rata belanja per tiket. Di Amerika Utara, penjualan comparable store tumbuh 8,1% dengan traffic kunjungan 4,5%, menunjukkan kecepatan pemulihan yang lebih jelas; pendapatan kawasan ini mencapai $7,4 miliar atau naik 7% secara year-on-year. Penjualan melalui layanan pesan-antar, penambahan item makanan pendamping, serta opsi minuman baru turut mendorong kenaikan rata-rata belanja per tiket. Dari sisi laba, laba bersih per saham disesuaikan sebesar $0,85 melampaui ekspektasi pasar $0,65 secara signifikan, sedangkan laba per saham berdasarkan prinsip akuntansi umum tercatat $0,91, naik 86% secara year-on-year. Margin operasional disesuaikan mencapai 14,4%, atau melebar 4,3 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan efisiensi biaya seiring skala pendapatan, meredanya tekanan inflasi, serta penerimaan pengembalian bea masuk. Perusahaan juga menaikkan panduan tahunan, menyiratkan bahwa pemulihan ini bukan sekadar fenomena satu kuartal. ## Catatan Negatif
▸ Penurunan Pendapatan Konsolidasi: Turun 1% secara year-on-year (konversi dari operasi langsung menjadi joint venture waralaba di China)
▸ Beban & Pengembalian Sekali Waktu: Biaya restrukturisasi dan pengembalian bea masuk membuat pembacaan margin menjadi lebih rumit
▸ Penurunan Tajam Pendapatan Internasional: Pendapatan segmen internasional anjlok 34%, laba operasional turun 7%
Pendapatan konsolidasi sebesar $9,3 miliar memang melampaui estimasi, namun lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Konversi bisnis ritel China menjadi joint venture yang rampung pada April membuat pendapatan dari operasi langsung keluar dari laporan, sementara struktur bisnis bergeser menuju pendapatan royalti dan penjualan produk. Pendapatan segmen internasional turun menjadi $1,3 miliar atau anjlok 34%, dengan laba operasional juga turun 7% secara year-on-year. Walau penjualan comparable store dan margin membaik, dalam hal pertumbuhan topline, efek perubahan akuntansi China harus disaring secara cermat. Perlu kehati-hatian dalam membaca ekspansi margin. Pengembalian bea masuk menekan biaya produk dan distribusi, sehingga menopang margin, namun di saat yang sama biaya tenaga kerja pendukung rencana transformasi dan biaya restrukturisasi tetap menjadi beban. Jika faktor-faktor sekali waktu seperti pengembalian bea masuk dikeluarkan, elastisitas laba dapat melandai, sehingga kunci utamanya adalah apakah margin mampu bertahan tanpa bantuan pengembalian tersebut mulai kuartal depan. ## Pernyataan Manajemen
"Rencana Back to Starbucks kami dibangun di atas keyakinan bahwa secangkir kopi yang luar biasa, koneksi antarmanusia, dan pengalaman pelanggan akan menang setiap hari. Hasil kuartal ketiga menjadi buktinya." — Brian Niccol, Ketua sekaligus CEO
"Hasil kuartal ketiga menunjukkan keberlanjutan kinerja yang semakin besar baik pada sisi pendapatan maupun laba, serta memberi keyakinan terhadap arah bisnis ini." — Cathy Smith, CFO
Manajemen menilai bahwa pilar utama rencana transformasi — kualitas kopi, koneksi antarmanusia, dan pengalaman pelanggan — telah terbukti melalui kinerja kuartal ini. CEO Brian Niccol menegaskan masih banyak pekerjaan yang tersisa, sekaligus mengukuhkan kembali arah perusahaan untuk mengembalikan Third Place (ruang di mana pelanggan ingin berlama-lama) dan menjadi perusahaan layanan pelanggan berkelas dunia. CFO Cathy Smith menyatakan bahwa keberlanjutan kinerja makin besar pada sisi pendapatan maupun laba, serta memperlihatkan keyakinan terhadap trajektori bisnis. Nada panduan cenderung berupa kenaikan konservatif. Manajemen menetapkan target pertumbuhan penjualan comparable store AS kuartal keempat dan menaikkan kisaran pertumbuhan comparable store AS serta global, margin operasional disesuaikan, serta laba per saham disesuaikan untuk setahun penuh, namun pendapatan konsolidasi ditetapkan rendah — dari sekitar stagnan hingga pertumbuhan tipis secara year-on-year — dengan memperhitungkan perubahan struktur China. Yang menjadi sorotan pasar bukan semata angka yang dinaikkan, melainkan keyakinan manajemen bahwa pemulihan traffic kunjungan dan ekspansi margin saling menguatkan. ## Reaksi Pasar dan Agenda ke Depan
Pasar menyerap sekaligus empat hal — kejutan besar pada laba per saham disesuaikan, pertumbuhan comparable store empat kuartal berturut-turut, ekspansi margin, dan kenaikan panduan tahunan — dan meresponsnya dengan penguatan pada perdagangan after-hours. Meskipun pendapatan sedikit menurun secara year-on-year, sentimen tetap positif karena penyebab penurunan merupakan faktor yang dapat dijelaskan, yaitu perubahan struktur di China, sementara indikator daya saing toko berupa penjualan comparable store dan traffic kunjungan justru membaik.
▸ Perlu dipastikan apakah penjualan comparable store AS kuartal keempat benar-benar mempertahankan lintasan pertumbuhan di atas 6,5% yang diproyeksikan. - Harus diamati apakah margin operasional disesuaikan mampu mempertahankan level target tahunan (di atas 11%) setelah efek pengembalian bea masuk menghilang. - Pascakonversi skema joint venture China, menjadi sorotan seberapa stabil pendapatan royalti dan produk serta kontribusi laba joint venture menopang kinerja segmen internasional.