Pemerintah India bereaksi keras terhadap pernyataan Wakil Presiden J.D. Vance terkait imigran
MSFT Microsoft Corp
$535.07 +2.38%
Lihat grafik · analisis → - 1Kementerian Luar Negeri India merilis pernyataan resmi yang menyatakan bahwa pernyataan Wakil Presiden J.D. Vance mengandung implikasi warisan sejarah dan kolonial yang menyakitkan.
- 2Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan penghentian Microsoft, Adobe, dan beberapa perusahaan IT utama India dari program sertifikasi kerja permanen yang memungkinkan pengajuan izin tinggal tetap.
- 3Di tengah proporsi warga India yang mencapai sekitar 70% dari penerima manfaat H-1B tahun 2025, pemerintah India menyatakan bahwa langkah ini tidak memajukan tujuan bersama kedua negara.
Jadi, apa intinya?
Pemerintah India merasa marah karena pernyataan calon Wakil Presiden AS yang menyakiti perasaan mereka. Hubungan kedua negara bisa memburuk seiring dengan semakin sulitnya tenaga kerja berbakat dari India untuk bekerja di Amerika Serikat.
Sumber CNBC · Lihat Sumber Asli ↗
Tanpa ditutupi: pilihan sebelumnya dan hasilnya dibanding S&P 500.